<span style='font-size:14.0pt; line-height:
30pt; font-family:"Traditional Arabic","serif"; unicode-bidi:embed;'>(4)
30pt; font-family:"Traditional Arabic","serif"; unicode-bidi:embed;'>(4)
<span style='font-size:22.0pt; line-height:
30pt; font-family:"Traditional Arabic","serif"; unicode-bidi:embed;'>وَلِلْبَيْهَقِيِّ: ( اَلْمَاءُ طَاهِرٌ إِلَّا إِنْ تَغَيَّرَ رِيحُهُ، أَوْ طَعْمُهُ، أَوْ لَوْنُهُ بِنَجَاسَةٍ تَحْدُثُ فِيهِ )
<span style='font-size:14.0pt; line-height:
30pt; font-family:"Traditional Arabic","serif"; unicode-bidi:embed;'>Dan (lafazh) Al-Baihaqy: "Air itu suci kecuali jika berubah baunya, rasanya atau warnanya dengan najis yang terdapat padanya."
==============================
Status Hadits: Boleh dipakai
Maksud Hadits:
Air yang pada asalnya suci, apabila berubah salah satu sifatnya karena sesuatu yang najis maka air itu menjadi najis.
Hukum: Air yang demikian adalah najis dan tidak boleh dipakai untuk bersuci.
No comments:
Post a Comment